CARA MENGATASI PARA TETANGGA YANG LAGI DATANG BULAN (NEGARA
LAGI HAID) SECARA SISTEMATIS.
1.
PUTUSKAN KERJA SAMA EKONOMI
a.
Tarik asset kita di sana; a. tarik Tenaga Kerja
kita di sana, b. tarik invertasi modal kita di sana, c. cabut izin operasi
perusahaan mereka di indonesia,
b.
Stop ekspor SDA; a. mau makan apa industri
kalian tanpa barang mentah dari indo (negara yang tidak memiliki fundamental
ekonomi Cuma mengandalkan sektor industri saja) ini caranya menghancurkan wajah
perekonomian mereka, b. lupakan bahwa mereka adalah negara yang strategis sebagai
transit perdagangan produk indo yang “go internasional” (biar mereka beli
indomi langsung ke indonesia, lumayan untung du kali kedatangan turis “urus
surat menyurat, visa, paspor” bisa juga dagang indomie di pantai kuta atau nusa
dua,bali.)
2.
PUTUSKAN KERJA SAMA PERTAHANAN
a.
Jangan kirimkan angota TNI/KOPASUS kita untuk
melatih kopasus mereka,a. jangan kirim penerbang sukoi kita untuk latihan
bersama biar mereka tidak tidak tahu bagaimana menerbangkan pesawat tempur
sekelas SUKHOI (biar TENTARA mereka cuman bisa masak).
b.
Hentikan kontrak penjualan ratusan kendaraan
taktis ANOA 6X6 dari PT.PINDAD pada mereka.
c.
Hentikan kontrak penjualan lusinan pesawat
militer (berbagai jenis) dari PT. DIRGANTARA INDONESIA pada mereka.
3.
PUTUSKAN HUBUNGAN DIPLOMASI
a.
Tutup kedutaan besar kkita di sana (Mau main
mata kami tidak terima)
b.
b. Kirim intelegen pertahanan kita kesana secara
diam-diam. (untuk memonitori gerak-gerik mereka).
#DENGAN BEGITU SAYA YAKIN MEREKA TAHU SEHEBAT APA INDONESIA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
PERANG ADALAH OPSI TERAKHIR JIKA MEREKA MASIH BERSIKAP
AROGAN
Secara pertanan mereka tidak terlalu TAKUT dengan kita, karena
mereka merasa sudah mengimbangi kita dengan teknogi mereka “hei bung,,, teknologi
belum layak menggantikan otak/jiwa manusia, apalagi manusia indo”.
1.
Secara personil kita indo jauh lebih secara
kuantitas dan kualitas, APALAGI kita punya satuan pemukul yang kita sebut
MARINIR (yang hanya ada tiga negara di dunia memiliki satuan ini yaitu AS , rusia,
dan indo) yang dipersenjatai layaknya pasukan khusus (pasukan khusus lapis
kedua) untuk menyembunyikan kuantitas dan identitas kopassus indo yang ketika
itu diprotes ketakutan AS dan nato, australia,dll, belum lagi KOPASSUS (pasukan
khusus) yang prestasinya sudah dunia ketahui (urutan ke-3 di dunia).
2.
tank kita punya tank berat sekelas LEOPART. “KITA
BISA PRODUKSI SENDIRI SEBANYAK YANG KITA MAU, dengan model yang berbeda dan
lebih sesuai (PT. PINDAD) ”
3.
Pesawat tempur kita punya Lusinan F-16 dan
penghancur sekelas SUKHOI. “KITA BISA PRODUKSI SENDIRI SEBANYAK YANG KITA MAU
dengan model yang berbeda dan lebih sesuai (PT. Dirgantara indonesia) ”
4.
UAV kita punya “KITA BISA PRODUKSI SENDIRI
SEBANYAK YANG KITA MAU dengan model yang berbeda dan lebih sesuai (PT.
Dirgantara indonesia) ” di sesuikan dengan fungsinya baik pengintaiaan maupun
bombardir (defensif dan opensif)
5.
Kapal selam kita punya meskipun Cuma sekelas
CUHUAHUA jika di bandingkan KL milik singapora ibarat HERDER.
6.
Kapal kita punya sekitar 250 kapal dengan fungsi
militer yang berbeda-beda. (ada juga kapal anti radar, kapal cepal yang
tentunya mengendong mesin penghancur diatas dek kapalnya.
7.
Yang paling menakutkan adalah ROKET, RUDAL,
BALISTIK, yang siap di pasangkan pada setiap peralatan perang kita, bayangkan
saja ROKET sekelas RX550 buatan LAPAN (produksi asli indonesia) dengan daya
jelajah vertikal 300km itu sama dengan -/+ 5.000-10.000 km daya jelejah
pertikal yang juga bisa di pasangkan dengan sistem perangkat peluru kendali dan
daya ledak tinggi, (kita bisa serang kota dan infrastruktur vital singapor atau
malaysia dari sumatra loe...hha)
Dan beberapa rudal pembelian dari cina,
jerman, dan AS dan YANGOUT dan zavelin, seperti racun yang belum ada penawarnya
kawasan asia tenggara, dengan kecepatan jelajah yang mengagumkan dan tidak ada
kapal maupun pesawat yang mampu menghindari kecepatan dan akurasinya. (bahkan
tidak ada kesempatan berbelok 5derajat jika target sudah di kunci).
#JADI JANGAN MAIN-MAIN DENGAN INDONESIA TETANGGA!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar