Jumat, 01 November 2013

PT. PINDAD gambaran kebangkitan industri pertahanan

BUMN produsen senjata dan perlatan tempur yaitu PT Pindad (Persero) tengah mengembangkan tank, yang dinamakan SBS. Kendaraan tempur ini masih bersifat purwarupa, dan dibuat langsung pada pabrik Pindad di Bandung, Jawa Barat,
Tank ini diklaim sebagai yang pertama diproduksi oleh Indonesia. Tampilan body tank ini terlihat mirip panser Anoa 6X6 buatan Pindad.
Penciptaan tank ini merupakan loncatan dari pengembangan panser Anoa dan kendaraan taktis Komodo. Ketika prototype tank bernama SBS ini tuntas, produsen senjata dan kendaraan tempur pelat merah ini siap melanjutkan ke proses sertifikasi di Kementerian Pertahanan.
Tank produksi bangsa Indonesia ini, bisa disejajarkan dengan tank kelas medium seperti Marder. Selain mengembangkan tank sendiri, Pindad juga ikut membantu Kementerian Pertahanan Indonesia bersama Turki mengembangkan medium tank.BUMN produsen senjata dan perlatan tempur yaitu PT Pindad (Persero) tengah mengembangkan tank, yang dinamakan SBS. Kendaraan tempur ini masih bersifat purwarupa, dan dibuat langsung pada pabrik Pindad di Bandung, Jawa Barat,
Tank ini diklaim sebagai yang pertama diproduksi oleh Indonesia. Tampilan body tank ini terlihat mirip panser Anoa 6X6 buatan Pindad.
Penciptaan tank ini merupakan loncatan dari pengembangan panser Anoa dan kendaraan taktis Komodo. Ketika prototype tank bernama SBS ini tuntas, produsen senjata dan kendaraan tempur pelat merah ini siap melanjutkan ke proses sertifikasi di Kementerian Pertahanan.
Tank produksi bangsa Indonesia ini, bisa disejajarkan dengan tank kelas medium seperti Marder. Selain mengembangkan tank sendiri, Pindad juga ikut membantu Kementerian Pertahanan Indonesia bersama Turki mengembangkan medium tank.
silahkan simak info berikut;

1. Mampu Menampung 10 Orang Pasukan

Tank SBS berjenis medium ini mampu membawa 1 regu pasukan yang beranggotakan 10 orang. Saat ini, purwarupa tank ini masih memerukan penyempurnaan. Secara fisik, tank ini sudah jadi, namun untuk teknis baru 50%.

2. Ada Senjata Khusus di Atasnya

 tank yang disetarakan dengan tank marder buatan Jerman ini memiliki senapan di bagian atas dengan tipe RCWS 20mm. Selain itu, Pindad juga masih terus menyempurnakan sistem elektronik di kendaraan tempur ini. Produk-produk kendaraan tempur dan taktis yang telah dihasilkan Pindad seperti panser Anoa 6X6, kendaraan taktis Komodo 4X4 hingga water canon.

3. Siap Disertifikasi di Kementerian Pertahanan

Tank ini merupakan loncatan dari pengembangan panser Anoa dan kendaraan taktis Komodo. Ketika prototype tank bernama SBS ini tuntas, produsen senjata dan kendaraan tempur pelat merah ini siap melanjutkan ke proses sertifikasi di Kementerian Pertahanan.

Selasa, 02 Juli 2013

CARA MENGATASI PARA TETANGGA YANG LAGI DATANG BULAN (NEGARA LAGI HAID) SECARA SISTEMATIS.

CARA MENGATASI PARA TETANGGA YANG LAGI DATANG BULAN (NEGARA LAGI HAID) SECARA SISTEMATIS.
1.       PUTUSKAN KERJA SAMA EKONOMI
a.       Tarik asset kita di sana; a. tarik Tenaga Kerja kita di sana, b. tarik invertasi modal kita di sana, c. cabut izin operasi perusahaan mereka di indonesia,
b.      Stop ekspor SDA; a. mau makan apa industri kalian tanpa barang mentah dari indo (negara yang tidak memiliki fundamental ekonomi Cuma mengandalkan sektor industri saja) ini caranya menghancurkan wajah perekonomian mereka, b. lupakan bahwa mereka adalah negara yang strategis sebagai transit perdagangan produk indo yang “go internasional” (biar mereka beli indomi langsung ke indonesia, lumayan untung du kali kedatangan turis “urus surat menyurat, visa, paspor” bisa juga dagang indomie di pantai kuta atau nusa dua,bali.)
2.       PUTUSKAN KERJA SAMA PERTAHANAN
a.       Jangan kirimkan angota TNI/KOPASUS kita untuk melatih kopasus mereka,a. jangan kirim penerbang sukoi kita untuk latihan bersama biar mereka tidak tidak tahu bagaimana menerbangkan pesawat tempur sekelas SUKHOI (biar TENTARA mereka cuman bisa masak).
b.      Hentikan kontrak penjualan ratusan kendaraan taktis ANOA 6X6 dari PT.PINDAD pada mereka.
c.       Hentikan kontrak penjualan lusinan pesawat militer (berbagai jenis) dari PT. DIRGANTARA INDONESIA pada mereka.
3.       PUTUSKAN HUBUNGAN DIPLOMASI
a.       Tutup kedutaan besar kkita di sana (Mau main mata kami tidak terima)
b.      b. Kirim intelegen pertahanan kita kesana secara diam-diam. (untuk memonitori gerak-gerik mereka).
#DENGAN BEGITU SAYA YAKIN MEREKA TAHU SEHEBAT APA INDONESIA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
PERANG ADALAH OPSI TERAKHIR JIKA MEREKA MASIH BERSIKAP AROGAN
Secara pertanan mereka tidak terlalu TAKUT dengan kita, karena mereka merasa sudah mengimbangi kita dengan teknogi mereka “hei bung,,, teknologi belum layak menggantikan otak/jiwa manusia, apalagi manusia indo”.
1.       Secara personil kita indo jauh lebih secara kuantitas dan kualitas, APALAGI kita punya satuan pemukul yang kita sebut MARINIR (yang hanya ada tiga negara di dunia memiliki satuan ini yaitu AS , rusia, dan indo) yang dipersenjatai layaknya pasukan khusus (pasukan khusus lapis kedua) untuk menyembunyikan kuantitas dan identitas kopassus indo yang ketika itu diprotes ketakutan AS dan nato, australia,dll, belum lagi KOPASSUS (pasukan khusus) yang prestasinya sudah dunia ketahui (urutan ke-3 di dunia).
2.       tank kita punya tank berat sekelas LEOPART. “KITA BISA PRODUKSI SENDIRI SEBANYAK YANG KITA MAU, dengan model yang berbeda dan lebih sesuai (PT. PINDAD) ”
3.       Pesawat tempur kita punya Lusinan F-16 dan penghancur sekelas SUKHOI. “KITA BISA PRODUKSI SENDIRI SEBANYAK YANG KITA MAU dengan model yang berbeda dan lebih sesuai (PT. Dirgantara indonesia) ”
4.       UAV kita punya “KITA BISA PRODUKSI SENDIRI SEBANYAK YANG KITA MAU dengan model yang berbeda dan lebih sesuai (PT. Dirgantara indonesia) ” di sesuikan dengan fungsinya baik pengintaiaan maupun bombardir (defensif dan opensif)
5.       Kapal selam kita punya meskipun Cuma sekelas CUHUAHUA jika di bandingkan KL milik singapora ibarat HERDER.
6.       Kapal kita punya sekitar 250 kapal dengan fungsi militer yang berbeda-beda. (ada juga kapal anti radar, kapal cepal yang tentunya mengendong mesin penghancur diatas dek kapalnya.
7.       Yang paling menakutkan adalah ROKET, RUDAL, BALISTIK, yang siap di pasangkan pada setiap peralatan perang kita, bayangkan saja ROKET sekelas RX550 buatan LAPAN (produksi asli indonesia) dengan daya jelajah vertikal 300km itu sama dengan -/+ 5.000-10.000 km daya jelejah pertikal yang juga bisa di pasangkan dengan sistem perangkat peluru kendali dan daya ledak tinggi, (kita bisa serang kota dan infrastruktur vital singapor atau malaysia dari sumatra loe...hha)
Dan beberapa rudal pembelian dari cina, jerman, dan AS dan YANGOUT dan zavelin, seperti racun yang belum ada penawarnya kawasan asia tenggara, dengan kecepatan jelajah yang mengagumkan dan tidak ada kapal maupun pesawat yang mampu menghindari kecepatan dan akurasinya. (bahkan tidak ada kesempatan berbelok 5derajat jika target sudah di kunci).

#JADI JANGAN MAIN-MAIN DENGAN INDONESIA TETANGGA!

Rabu, 17 April 2013

MENCEGAH MEMANASNYA HUBUNGAN INDONESIA DENGAN MALAYSIA

indonesia merupakan negara kepulauan dengan garis pantai sekitar 81.900 kilometer, memiliki wilayah perbatasan dengan banyak negara baik perbatasan darat (kontinen) maupun laut (maritim). batas darat wilayah republik indonesia berbatasan langsung dengan negara-negara malaysia, papua new guinea (png) dan timor leste. perbatasan darat indonesia tersebar di tiga pulau, empat provinsi dan 15 kabupaten/kota yang masing-masing memiliki karakteristik perbatasan yang berbeda-beda. demikian pula negara tetangga yang berbatasannya baik bila ditinjau dari segi kondisi sosial, ekonomi, politik maupun budayanya. sedangkan wilayah laut indonesia berbatasan dengan 10 negara, yaitu india, malaysia, singapura, thailand, vietnam, filipina, republik palau, australia, timor leste dan papua nugini (png). wilayah perbatasan laut pada umumnya berupa pulau-pulau terluar yang jumlahnya 92 pulau dan termasuk pulau-pulau kecil. beberapa diantaranya masih perlu penataan dan pengelolaan yang lebih intensif karena mempunyai kecenderungan permasalahan dengan negara tetangga.
inilah yang mungkin membuat saya rasanya cukup tertantang mengangkat pembicaraan menganai isu perbatasan, selain karena pencaplokan wilayah oleh tetangga-tetangga nakal, hati saya juga terketuk mendengar isu ekonomi dan pendidikan disana yang menciptakan kesenjangan sosial, dan artinya ada jurang pembatas yang cukup curam untuk di daki oleh mereka secara individu tanpa dorongan dari kita semua, selain itu saya juga mendengar isu miris bahwa orang-orang kita disana lebih memilih untuk mengakui mereka adalah orang tetangga sebelah, ketimbang orang indo, coba tanya pada diri anda! "serendah dan sehina itukah anda indonesia"?
sekarang pertanyaan yang tepat adalah siapa penyebanya?, apa sebabnya?
sebenarnya pertanyaan pertama bukanlah pertanyaan yang objektif, itu hanya sebagai pelengkap yaitu pertanyaan subjektif, mengapa demikian?, iya.. sudah barang tentu jika anda orang indonesia anda akan merdiri gagah, membusungkan dada, mengangkat tangan dan berkata "saya adalah orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi di sana" karena itu adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga negara dengan mendaya gunakan seluruh kemampuan kita untuk saudara-saudara kita di sana.
pertanyaan kedua mungkin tersimpulkan oleh dua kata yaitu "kesenjangan" "sosial", kesenjangan sosial  dibagi lagi menjadi dua yaitu; pertama, kesenjangan sosial antara penduduk perbatasan dengan penduduk lain di wilayah indonsia, dan yang kedua adalah kesenjangan sosial antara penduduk perbatasan dengan penduduk negara lain yang berbatasan dengan indonesia, inilah yang sangat penting untuk segera di benahi karena ini menyangkut masalah nasionalisme dan nkri, kalo ingin negara ini bebas dari segala gangguan baik itu ksternal maupun internal tentu dengan tanpa mengabaikan pertahanan menyangkut kekuatan militer kita sebagai "statement and powering of political" saya cuma ingin mengingatkan bahwa masalah perbatasan merupakan kompleksitas masalah sosial, jadi tidak serta merta masalah fasilitas, infrastruktur, serta alutsista adalah penyebab masalah kesenjangan sosial tersebut.
setidaknya dari kaca mata saya ada beberapa tingkatan opsi yang perlu di pertimbangkan di dalam proses memajukan daerah perbatasan:
pendekatan pendididkan
jika di lihat pendekatan pendidikan merupakan opsi yang sangat briliant, anda bisa membayangkan apa yang bisa dilakukan putra daerah mereka tanpa pendidikan, mereka yang tertinggal, terbelakang dan terpencil akan semakin terkucil apabila pendidikan mereka masih jauh dari apa yang kita harapkan, mereka bukan hanya terisolasi secara geografis tetapi mereka juga akan terisolasi dari zaman, peradaban karena ketidak berdayaan mereka mengimplikasikan teknologi.  jangan dulu langsung berpikir bagaimana mensejahterakan mereka, tanpa proses dan tahapan yang tepat seperti ini, karena ini hanya akan menjadi isapan jempol belaka!, "jangan kayakan mereka dulu apabila jiwa mereka belum cukup kaya", karena jika tidak, kekayaan material mereka akan membunuh jiwa mereka dan sudah barang tentu negara ini belum cukup kaya untuk untuk memberikan bantuan langsung tunai kepada setiap warga miskin secara terus menerus, masalah yang perlu negara ini pikirkan adalah bagaimana memaksa mereka untuk menjadi kaya, tentu juga harus diimbangi dengan penyediaan infrastruktur yang memandai untuk proses penetrasi pendidikan ini agar berjalan baik, jika ini sudah berjalan dengan tepat guna maka tugas selanjutnaya adalah menopang tahapan lanjutan yaitu dari pendekatan ekonomi, terlihat jelas memang, bahwa apa yang saya sampaikan ini mengambarkan kita akan "menyelam sambil minum air" lewat proses pendidikan kita perlahan mencoba menawarkan opsi regulasi ekonomi yang tepat.
pendekatan ekonomi
pendekatan ekonomi memang tidak semudah apa yang kita bayangkan bahkan bisa di bilang sangat rumit atau bahkan berkenaan dengan vitalita, karena apa ketika kebijakan regulasi yang salah akan sangat menghambat kita ke tinggkat lanjut, ini juga memerlukan sebuah proses yang sistematis karena kalo tidak perekonomian liberal akan mendandani wajah perekonomian kita, saya berikan sedikit gambaran saja, ketika sumberdaya manusia (sdm) kita belum siap, tapi pemerintah sudah membuka peluang investasi besar-besaran ini otomatis akan menyebabkan  monopoli agraris, industri, jasa atau bahkan niaga dimiliki satu orang atau sekelompok dinasti berkantong tebal dan pada saat itu juga perekonomian kita menjadi sangat labil, fundamental ekonomi kita akan melemah. dan kita kembali pada peradaban kelam perjalan bangsa ini ketika dikuasai oleh pemerintah kolonial sebuah kemunduran yang jauh dari apa yang kita harapkan, jauh dari dugaan. jadi ekonomi bukan hanya tentang bagaimana mensejahterakan, dan pembangunan tapi bagaimana menjadikan ekonomi sebagai sebuah simbol semangat kenegaraan, semangat kemandirian. masalah ekonomi memang menyediakan beberapa pilihan genius yaitu kewirausahaan dan koperasi. karena tidak selamnya trend bursa efek kita menghijau berupa investasi portofolio yang dominasi oleh pemain asing, koperasi dan kewirausahaan adalah tongkat paling sempurna ketika wajah perekonomian kita mulai mulai buram.
apa sekarang anda bisa membayangkan ketika ini berhasil di jalankan, ketika sudah mencapai tingkat pendekatan perekonomian, dan pembangunan akan menjadi hal yang sangat realistis untuk dicapai, rasa damai, kesehatan, kesejahteraan akan menjadi sebuah simbol baru bagi negara (warga negara) yang sudah merdeka sejak 68 tahun lalu ini, artinya apa? kita tidak hanya mengandalkan kekuatan militer dalam berpolitik luar negeri, tetapi kita sudah memiliki alat super therafi untuk membuat negara lain bertekuk lutut di hadapan kita, boro-boro ingin memprovokasi kita, kita lewat di depan mereka saja mereka mengangkat topi dan menundukan kepala. boro-boro mencari masalah dengan kita mereka malah berkirim surat cinta dengan kita. "inilah kekuatan dari perdamai yang sesungguhnya yang diingikan oleh setiap warga negara dan negara pada umumnya di dunia.
lewat kutipan ini saya juga dengan tegas menyampaikan pada setiap lulusan pt dan kalangan akademis, para ulama-ulama agar tidak lagi canggung atau bahkan sungkan untuk menerima tawaran bekerja jika di tempatkan di wilayah terpencil, tertinggal dan terbelakang khusunya perbatasan demi terwujudnya visi/misi bersama untuk pembangunan, "mari kita berfikir positif dengan mengambil peluang sekaligus tantangan yang akan ada kedepanya" .
saya juga ingin menyampaikan bahwa kutipan ini tidak bermaksud untuk melakukan provokasi kepada pihak-pihak terkait, seperti yang di lakukan mantan perdana mentri malay beberapa waktu lalu, kutipan ini hanya sebagai gambaran dan harapan untuk kita menyonsong sebuah era baru dalam perwujudan perdamain dunia. salam damai dan terima kasih!

Rabu, 10 April 2013

DIPLOMASI DAN PENGALAMAN ADALAH MODAL PENTING BAGI INDONESIA UNTUK MEREDAM SENGKETA DI SEMENJUNG KOREA


Secara historis hubungan pemerintah indonesia dengan dengan kedua negara yang sedang berselisih di semenjung korea tidak perlu di ragukan lagi. hal itu juga di sampaikan oleh Menteri Pertahanan Spanyol Pedro Morenes Eulate di selal-sela kunjungan kenegaraanya di kantor kementrian pertahanan jakarta Rabu (13/2/2013), ketika dimintai keterangan mengenai isu yang berkembang di semenjung korea dia menyebutkan; "Pemerintah Spanyol sangat jelas dalam menanggapi hal itu, Kami mengecam sangat keras hal tersebut (uji coba nuklir)" "Morenes turut berkomentar mengenai kinerja RI yang dinilai memiliki kontribusi baik dalam perdamaian dan stabilitas kawasan. apalagi menurutnya pihak Korut sebagai pihak yang mengancam keamanan internasional. Hal yang sama juga pernah terucap oleh Menlu Australia, Bob Carr, dan Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith Kamis pada kuncungan sebelumya(04/04).
"Indonesia negara yang aktif mempromosikan stabilitas dan perdamaian di dunia dan Korut selalu mengancam. Ancaman itu tidak hanya berlaku pada regioanal dan nasional namun pada dunia internasional".
Hubungan baik inilah yang semestinya dimanfaatkan oleh pemerintah Indonesia sebagai modal besar terhadap peran luar negeri Indonesia.
ini juga ditegaskan oleh Pakar kebijakan politik dan hubungan luar negeri, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dewi Fortuna  Rabu (3/4) Anwar mengatakan, 'setidaknya Indonesia dapat menjadi fasilitator.
Menurut dia, Jakarta memiliki kerja sama perdagangan yang erat dengan Seoul, Di sisi lain, rezim di Pyongyang menganggap Jakarta adalah salah satu negara sahabat terbaik'.
Dan menurut kacamata saya sendiri ''Indonesia perlu dan bisa terlibat mendamaikan suasana,'' Krisis di semenanjung Korea semakin memanas pasca pernyataan perang dari Korut, Sabtu (30/3) lalu, Dua bangsa serumpun ini terancam akan kembali memasuki arena mematikan setelah sekian lama cukup adem ayem di bawah pakta gencatan senjata 1953 hal ini juga akan diperparah bahwa akan ada Banyak negara akan terlibat dalam ancaman perang kali ini. sebut saja beberapa negara dibelakang korea selatan seperti Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara anggota NATO dan sekutu-sekutu lamanya, serta di belakang korea selatan ada beberapa negara sekutu lamanya seperti rusia, cina kekhawatiran itu akan sangat nyata apabila negara-negara itu ikut ambil bagian dalam perpecahan ini. bukanya tidak berdasar, bahkan AS secara ekplisit dipublikasikan oleh KORUTsebagai sasaran tembak utama serangannya kali ini,  sebagai negara komandan utama pemberian sanksi bagi Korut di PBB sudah bukan rahasia lagi bila aroma DENDAM DAN AMARAH sangat kental kepada AS dan KORSEL ancaman Korut kali ini tidak biasa dan sulit ditebak, diluar semua itu sebenarnya apa yang dilakukan RUSIA dan CINA sudah sangat baik dalam menanggapi keterlibatan AS di semenjung KOREA, beruntung mereka belum melibatkan diri, tapi sikap RUSIA dan CINA sebenarnya sudah bisa terbaca, mereka menunjukan kedewasaanya dalam berdiplomasi dan sikap politik luar negeri, kedua negara ini sebenarnya juga sudah sangat gerah pada keterlibatan AS di ASIA PASIFIK, mereka juga sedang mengikuti perkembanganya dengan harap-harap cemas, ketakutan RUSIA DAN CINA bukanya tidak beralasan mereka takut bahwa kondisi regional asia pasifik mengerikan, bahwa seolah mereka menghidupkan kembali BARA API PD II yang belum sepenuhnya mati, dan masuk dalam pancingan AS, "mereka (rusia dan cina) tahu sekali bahwa keinginan AS adalah keterlibata mereka tapi kedewasaan berdiplomasi CINA dan RUSIA tidak diragukan lagi, mereka menekankan bahwa mereka tidak akan memberikan apa yang AS inginkan'' bahkan CINA ambil untung dari kesibukan AS, dengan fokus pada pada laut sengketa dengan bebrapa negara di asia tenggara yaitu LAUT CINA SELATAN"
Menurut pandangan saya apa yang terjadi di semenjung korea adalah mengenai apa yang di lakukan baik KORSEL maupun KORUT, korea selatan bermaksud melakukan pebelaan terhadap AS sehingga KORSEL terlibat langsung di sini, latihan perang skala besar AS dan KORSEL di semenjung korealah yang membuat KORUT sangat GERAM bukan kepalang,  ditambah lagi ketidak dewasaan KORUTlah membuat issue yang beredar sampai sebesar ini “sampai-sampai akan mengunakan senjata NUKLIR segala senjata yang selama ini di larang keberadaanya oleh PBB dan organisasi regional lain di dunia” sombong sekali kisanak! Anda pikir apa? Negara yang dipandang ketingalan penguasaan teknologinya seperti indonesia sudah sejak lama atau dari abad sebelumya ( abad ke-19) apabila indonesia mau membuat senjata NUKLIR!, siapa sih yang meregukan indonesia? negara yang sudah memiliki perusahaan sebagai produsen pesawat terbang kelas dunai sejak abad ke-19 yang dulu di berinama PTPN dan sekarang PT. Dirgantara indonesia yang dulunya bersaing ketat dengan produsen pesawat terbang dunia seperti AIRBUS dan BOING akhirnya harus mati akibat resesi ekonomi global dan kebijakan sepihak IMF, tapi apa yang dilakukan indonesia? Indo sangat konsisten dalam mempromosikan perdamaian dunia di berbagai forum internasional, dan ikut serta dalam pengiriman pasukan perdamaian dunia. “Jangan seperti itulah KORUT kita sebagai negara harusnya mengedepankan perdamaian dan kesejahteraan rakyat!”
Indonesia juga dipandang sangat berpengalaman dalam penanganan masalah yang hampir sama, khususnya di kawasan ASEAN indonesia yang beberapa kali bersengketa atau sempat panas dengan serumpunya yaitu malaysia, namun beberapa kali juga bisa diatasi oleh kedewasaan diplomasi indonesia, namun sebaliknya serumpunya yang notabenne adalah adiknya terus memeras kakanya, namun indo bersikap santay menerima provokasi itu padahal isue itu sangat kompleks mulai dari karena masalah kebijakan-kebijakan seperti TKI, tapal BATAS, sampai pada PENCAPLOKAN WILAYAH (simpadan, ligitan sampai pada kepulauan SEBATIK, NATUNA), untung saja indonesia sebagai kakak yang rendah hati dan masih mentolerir serta sangat mengayomi adeknya tersebut (MALAYSIA). Maklum masih muda dan belum dewasa masih perlu banyak belajar, ketidak dewasaan adiknya itu bisa di lihat ketika salah satu  perwakilan anggota pertahana malaysia ketika mengetahuai banhwa indo baru saja memesan RATUSAN tank kelas berat jenis LEOPARD dari JERMAN apalagi ketika mengetahui bahwa tank-tank seberat 60 ton itu akan di tempatkan di dekat daerah sengketa yaitu KALIMANTAN BARAT, membuatnya geram dan mengumumkan secara ekplisit kepada rekan-rekan media di BANDUNG (JAWA BARAT) bahwa mereka juga sedang dalam pemesanan KAPAL SELAM kelas berat dari salah satu produsen KS terkemukan dari daratan eropa (tidak di sebutkan), tapi indo sudah bisa memastikan kapal selam apa itu? Dari mana itu?, indonesia sudah bersiap mengantisifasi DOKTRIN TETANGGA itu dengan memesan beberapa kapal selam kelas ringat, kapal anti radar, kapal cepat kawal rudal, beberapa heli anti kapal selam, dan lusinan jet tempur kelas berat akan berdatangan, unit radar, UAV pesawat tanpa awak tidak terdeteksi radar, dan yang paling menakutkan adalah rudal-rudal yang ada di DARAT, LAUT (DALAM DAN PERMUKAAN), UDARA, serta rudal anti kapal selam dan kapal permukaan yaitu rudal kelas yakout Membuat kapal-kapal apapun yang sifatnya militer OGAH untuk sekedar melintas atau bertemu dengan ANGGOTA TNI, apalagi berniat mau memprovokasi karena mereka tahu bakal tengelam dalam hitungan menit. TUJUANYA hanya satu mewujutkan harmonisasi kawasan serta perdamaian dunia secara keseluruhan.
Jadi bisa dipastika keterlibatan indonesia yang bersikap NETRAL kepada kedua belah pihak KORSEL dan KORUT akan dapat meredam ketegangan antara keduanya dikareanakan modal diplomasi yang NETRAL dan hubungan baik dengan keduanya membuat kepercayaan publik terhadap keterlibatan indo tidak akan memperkeruh suasana di semenjung korea itu, disamping itu juga pengalaman yang hampir sama juga pernah dirasakan indonesia ketika bersengketa dengan serumpun melayunya yaitu malaysia sekaligus unuk mebuktikan peranan indonesia bagi perdamaian asia pasifik dan global pada umumnya.